Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt
<p align="justify">Jurnal Generasi Tarbiyah is managed by the Tarbiyah Department of Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai. Jurnal Generasi Tarbiyah is published twice a year in April and October. The contents are scientific writings on Islamic Education and Early Childhood Islamic Education in forms of conceptual ideas, literature review, practical writing, or research results from various perspectives.</p>Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjaien-USJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam2830-182XPengaruh Efikasi Diri Dalam Mengelola Informasi Online Terhadap Perilaku Cyberchondria Siswa Smas Paba Binjai
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1113
<p><em>Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh efikasi diri dalam mengelola informasi online terhadap perilaku cyberchondria siswa SMAS PABA Binjai. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Reg 4 SMAS PABA Binjai yang terdiri dari 28 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 siswa kelas X Reg 4 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner atau angket. Dan hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan F hitung sebesar 29,659 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) diperoleh sebesar 0,622, yang berarti variabel efikasi diri memberikan sumbangan pengaruh sebesar 62,2% terhadap perilaku cyberchondria. Bersumber pada penemuan ini, dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dalam mengelola informasi online memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku cyberchondria siswa di SMAS PABA Binjai.</em></p>Rizky SyahfitriRisma DinaKhairina Afni
Copyright (c) 2026 Rizky Syahfitri, Risma Dina, Khairina Afni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-172026-09-1752243410.59342/jgt.v5i2.1113Dampak Perubahan Fisik dan Emosional Pada Masa Pubertas Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP IT Al-Fityah Binjai
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1117
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami perkembangan remaja pada masa pubertas yang ditandai dengan perubahan fisik dan emosional yang signifikan serta berpotensi memengaruhi perilaku dan motivasi belajar siswa di sekolah. Masa pubertas merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju masa remaja yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, minat belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas terhadap motivasi belajar siswa di SMP IT Al-Fityah Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 siswa sebagai responden penelitian yang diukur menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Diharapkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,851 yang menunjukkan bahwa perubahan fisik dan emosional secara bersama-sama mampu menjelaskan 85,1% variasi motivasi belajar siswa, sedangkan 14,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,006 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, serta hasil uji F menunjukkan nilai sebesar 19,193 dengan tingkat signifikansi < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas memiliki peran penting dalam membentuk motivasi belajar</p>Muhammad Ikhsan PrabudiRabitah Hanum Hasibuan
Copyright (c) 2026 Muhammad Ikhsan Prabudi, Rabitah Hanum Hasibuan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-092026-09-095210.59342/jgt.v5i2.1117Pengaruh Pola Asuh Permisif Terhadap Grit Pada Masa Remaja Di Dusun Selayang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1123
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh permisif terhadap grit pada masa remaja di Dusun Selayang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 38 remaja yang ditentukan sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala pola asuh permisif dan skala grit. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pola asuh permisif dan grit berdistribusi normal, sedangkan hasil uji linearitas menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel bersifat linear. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pola asuh permisif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap grit pada remaja, dengan koefisien regresi sebesar ?0,860 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,756 menunjukkan bahwa pola asuh permisif mampu menjelaskan 75,6% variasi grit dalam model penelitian, sedangkan 24,4% sisanya berkaitan dengan faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi kecenderungan pola asuh permisif, semakin rendah tingkat grit pada remaja. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya pola pengasuhan yang seimbang melalui pemberian kebebasan yang disertai pengawasan, arahan, aturan yang jelas, dan tanggung jawab untuk mendukung perkembangan ketekunan serta konsistensi remaja dalam mencapai tujuan jangka panjang.</em></p> <p><em> </em></p>Herdianta SembiringNurul HasanahFatmawati Sitepu
Copyright (c) 2026 Herdianta Sembiring, Nurul Hasanah, Fatmawati Sitepu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-092026-10-0952637710.59342/jgt.v5i2.1123TINGKAT CYBERCHONDRIA PADA SISWA SMK ABDI NEGARA BINJAI SERTA IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1139
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan internet sebagai sumber informasi kesehatan yang dapat memunculkan perilaku <em>cyberchondria</em>, yaitu kecenderungan mencari informasi kesehatan secara berlebihan yang disertai rasa cemas terhadap kondisi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat <em>cyberchondria</em> pada siswa SMK Abdi Negara Binjai serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 234 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 70 siswa yang ditentukan menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Instrumen penelitian berupa angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai <em>Cronbach's Alpha</em> sebesar 0,987. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program <em>IBM SPSS Statistics</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat <em>cyberchondria</em> pada siswa SMK Abdi Negara Binjai berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (<em>mean</em>) sebesar 58,73 atau persentase sebesar 58,73%. Seluruh indikator, yaitu <em>excessiveness</em>, <em>distress</em>, <em>compulsion</em>, dan <em>reassurance</em>, juga berada pada kategori sedang. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling perlu mengoptimalkan layanan informasi, bimbingan kelompok, dan konseling individual untuk meningkatkan literasi kesehatan, kemampuan menyaring informasi dari internet, serta membantu siswa mengelola kecemasan akibat pencarian informasi kesehatan secara berlebihan.</p>M. Nur FadhilahMuhazirKhairina Afni
Copyright (c) 2026 M. Nur Fadhilah, Muhazir, Khairina Afni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-102026-10-105210.59342/jgt.v5i2.1139Pengaruh Edukasi Literasi Digital Berbasis Video Terhadap Penurunan Cyberchondria Pada Siswa Sma Swasta Paba Binjai
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1114
<p><em>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi literasi digital berbasis video terhadap penurunan cyberchondria pada siswa SMA Swasta PABA Binjai. Metode yang digunakan yaitu penelitian pre-eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 29 siswa kelas X Reguler 4 SMA Swasta PABA Binjai, dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket cyberchondria, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,340 yang lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,093, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Selain itu, rata-rata skor cyberchondria mengalami penurunan dari 74,55 pada pre-test menjadi 70,80 pada post-test. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi literasi digital berbasis video berpengaruh signifikan terhadap penurunan cyberchondria pada siswa SMA Swasta PABA Binjai.</em></p> <p><em> </em></p>Tukiem TukiemRisma dinaIsmail
Copyright (c) 2026 Tukiem Tukiem, Risma dina, Ismail
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-172026-09-1752354710.59342/jgt.v5i2.1114Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menangani Kenakalan Remaja di MTs Al-Ishlahiyah Binjai
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1118
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena kenakalan remaja di lingkungan madrasah yang memerlukan strategi pembinaan berbasis nilai keislaman. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan perilaku siswa agar selaras dengan ajaran Islam dan norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kenakalan remaja di MTs Al-Ishlahiyah Binjai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dilaksanakan melalui keteladanan, pembinaan spiritual terprogram, dan pendekatan humanis berbasis dialog. Strategi tersebut efektif dalam membangun disiplin, meningkatkan kesadaran religius, serta menekan pelanggaran tata tertib siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa konsistensi pembinaan spiritual dan pendekatan personal guru berkontribusi dalam menciptakan lingkungan madrasah yang religius dan kondusif</p>Atikah Rahmah Syawalyah WijayaMilfa Yetty
Copyright (c) 2026 Atikah Rahmah Syawalyah Wijaya, Milfa Yetty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-092026-09-09521910.59342/jgt.v5i2.1118STRATEGI DALAM PENINGKATAN LITERASI AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL PADA SISWA MAS CAHAYA UMMI KABUPATEN LANGKAT
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1134
<p><em>This study aims to describe teachers' strategies in addressing technological advancements and enhancing Islamic religious literacy in the digital era, as well as the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in improving students' Islamic religious literacy at MAS Cahaya Ummi, Kuala District, Langkat Regency. The research was conducted at MAS Cahaya Ummi, Kuala District, Langkat Regency. The informants included the Madrasah principal, teachers, and students. Data collection involved observation, interviews, and document analysis. Data analysis was performed using a descriptive approach, emphasizing an in-depth understanding of the phenomenon under study. The analysis process comprised data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. </em><em>The research concludes that the strategies employed by Islamic Religious Education (PAI) teachers at MAS Cahaya Ummi, Langkat Regency, to address technological advancements include enhancing teachers' digital competence, developing students' digital literacy, creating innovative learning media, upgrading infrastructure, strengthening digital ethics, and integrating technology with pedagogy. Strategies for improving Islamic religious literacy involve reinforcing religious digital literacy, utilizing digital media in religious instruction, fostering Quranic literacy through technology, teaching skills to discern religious information, integrating religious values ??with digital ethics, and employing critical and contextual learning approaches. The roles played by PAI teachers in enhancing Islamic religious literacy at the school include acting as facilitators, mediators, guides, role models, and directors.</em></p>Juliani julianiAgus SalimSyahbudinDany HardiansyahMandarinNaziha
Copyright (c) 2026 Juliani juliani, Agus Salim, Syahbudin, Dany Hardiansyah, Mandarin, Naziha
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-092026-10-0952789110.59342/jgt.v5i2.1134DAMPAK POLA ASUH PERMISIF TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMA SWASTA HARAPAN PAYA BAKUNG
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1141
<p><em>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk meneliti dampak pola asuh permisif terhadap perilaku agresif siswa SMA Swasta Harapan Paya Bakung. penelitian melibatkan 5 informan yaitu 2 siswa agresif, 2 orang tua permisif, dan 1 guru BK. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya, pola asuh permisif ditandai minimnya aturan, lemahnya pengawasan, dan kebebasan berlebihan tanpa arahan. Hal ini memicu siswa melampiaskan emosi melalui agresi fisik seperti memukul dan berkelahi, serta agresi verbal berupa kata kasar, ejekan, dan gosip. Kurangnya perhatian keluarga mendorong siswa mencari pengakuan lewat perilaku negatif. Siswa juga menunjukkan rendahnya rasa bersalah. Pengaruh teman sebaya dan media sosial turut memperkuat perilaku tersebut. Disarankan orang tua menerapkan pola asuh tegas namun hangat, dan sekolah melalui BK memperkuat konseling serta kerja sama dengan orang tua.</em></p>Riko Kristian SurbaktiAzizah BatubaraHamidah
Copyright (c) 2026 Riko Kristian Surbakti, Azizah Batubara, Hamidah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-092026-10-09529211110.59342/jgt.v5i2.1141IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI DALAM PENGELOLAAN KELAS DI SDIT HAJJAH FAUZIAH BINJAI
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1116
<p>Pendidikan nasional di Indonesia bertujuan mencetak generasi bertaqwa, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi, di mana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan sebagai agen perubahan sosial dan komunikator yang membimbing siswa menuju kebaikan. Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan kompetensi profesional guru PAI dalam pengelolaan kelas di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Hajja Fauziah menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan implementasi kebijakan meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas, tercermin dalam lingkungan belajar kondusif, interaksi siswa positif, dan pencapaian tujuan pembelajaran agama, meski tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan berkelanjutan masih ada. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan komitmen guru, dengan rekomendasi penguatan program pengembangan profesional. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan agama melalui sinergi kebijakan, kompetensi, dan praktik pengelolaan kelas, serta memberikan wawasan baru tentang integrasi nilai Islam, adaptasi tantangan eksternal, dan pendekatan holistik yang mencakup dimensi etis serta sosial. Dengan fokus pada konteks SDIT Hajja Fauziah, temuan ini dapat menjadi model untuk sekolah lain dalam menghadapi perubahan kurikulum dan digitalisasi pendidikan, sambil mengidentifikasi potensi penelitian lanjutan seperti eksplorasi dampak jangka panjang terhadap perkembangan siswa holistik.</p>Mella Fitri MutariJuliani
Copyright (c) 2026 Mella Fitri Mutari, Juliani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-102026-10-105210.59342/jgt.v5i2.1116PENGARUH SELF-LEADERSHIP TERHADAP LEARNING AGILITY PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI STKIP BUDIDAYA BINJAI
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1119
<p><em>Penelitian ini bertujuan </em><em>untuk mengetahui pengaruh Self-Leadership terhadap Learning Agility pada mahasiswa tingkat akhir di STKIP Budidaya Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi yang menjadi sasaran penelitian berjumlah 265 mahasiswa tingkat akhir, dengan jumlah sampel sebanyak 159 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala psikologi, yaitu skala Self-Leadership dan skala Learning Agility yang disususn berdasarkan model skala Likert. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui sejauh mana variabel Self-Leadership berperan dalam memengaruhi Learning Agility sebagai variabel yang diteliti. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifkansi sebesar p = 0,000 (p<0,05), sehingga hipotesis penelitian dinyatakan di terima. Nilai koefisien determinasi (R ²) diperoleh sebesar 0,086 atau setara dengan 8,6 %, yang menandakan bahwa Self-Leadership memberikan kontribusi sebesar 8,6% terhadap Learning Agility. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara Self-Leadership dengan Learning Agility pada mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa yang memiliki kemampuan mengelola diri pada tingkat yang lebih baik cenderung menunjukkan kemampuan belajar adaptif yang lebih tinggi. Sebaliknya, ketika kemampuan Self-Leadership berada pada tingkat yang rendah, maka tingkat Learning Agility juga cenderung ikut rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan menjadi bahan pertimbangan bagi institusi pendidikan dalam menyusun program pengembangan mahasiswa khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan adaptasi, serta optimalisasi proses pembelajaran.</em></p>Lusi Maria Marbun MarbunNurul HasanahKhairina Afni
Copyright (c) 2026 Lusi Maria Marbun Marbun, Nurul Hasanah, Khairina Afni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-302026-09-305210.59342/jgt.v5i2.1119PERAN GURU BK DALAM MENDAMPINGI SISWA MENUJU POST-TRAUMATIC GROWTH SETELAH KEHILANGAN ORANG TUA DI SMK PUTRA ANDA BINJAI
https://www.jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1138
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendampingi siswa yang kehilangan orang tua menuju <em>Post-Traumatic Growth</em> di SMK Putra Anda Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK Putra Anda Binjai dengan subjek penelitian terdiri dari 2 guru BK dan 5 siswa yang telah kehilangan salah satu orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi siswa yang mengalami kehilangan orang tua, yaitu sebagai pendamping emosional, fasilitator coping, fasilitator pemaknaan pengalaman, motivator, dan penguat resiliensi siswa. Bentuk layanan yang diberikan meliputi konseling individu, pemberian dukungan emosional, penguatan motivasi belajar, serta kerja sama dengan pihak sekolah dan keluarga. Pendampingan tersebut membantu siswa lebih mampu mengekspresikan emosi, menerima kondisi kehilangan, kembali termotivasi dalam belajar, memperbaiki hubungan sosial, meningkatkan kemandirian, menemukan tujuan hidup yang lebih jelas, serta meningkatkan kedekatan spiritual. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan BK berkontribusi dalam mendorong munculnya aspek-aspek <em>Post-Traumatic Growth</em> pada siswa setelah mengalami kehilangan orang tua.</p>Nurzannah NurzannahRisma DinaKhairina Afni
Copyright (c) 2026 Nurzannah Nurzannah, Risma Dina, Khairina Afni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-10-102026-10-105210.59342/jgt.v5i2.1138