Pemberdayaan Anak Panti Asuhan melalui Pelatihan Menyulam dan Literasi Keuangan di Medan

Authors

  • Hantono Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan
  • Anton Adventus Kacaribu Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan
  • Nanda Putra Saragi Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan
  • Bonnarty Steven Silalahi Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan
  • Teng Sauh Hwee Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59342/jpkm.v5i1.970

Keywords:

Akutansi, Kemandirian Ekonomi, Keterampilan Menyulam, Literasi Keuangan, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Panti asuhan sebagai lembaga sosial menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan tata kelola keuangan. Berdasarkan hasil observasi, anak-anak panti belum memiliki keterampilan produktif, sementara pengurus panti masih menggunakan pencatatan manual yang tidak terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan anak panti melalui pelatihan keterampilan menyulam dan meningkatkan literasi keuangan pengurus panti. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kontekstual dengan dukungan experiential learning, melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan serta Universitas Prima Indonesia (UNPRI). Pelatihan menyulam diberikan kepada anak-anak panti untuk melatih ketelitian dan kreativitas, sedangkan pelatihan pencatatan keuangan sederhana ditujukan kepada pengurus panti agar mampu mengelola arus kas dan menyusun laporan keuangan dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan menyulam dan pemahaman pencatatan keuangan. Program ini menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Rekomendasi ke depan adalah pengembangan pelatihan kewirausahaan dan pemasaran produk agar keterampilan yang diperoleh dapat dioptimalkan menjadi sumber pendapatan panti.

References

Aaker, D. A. (2010). Brand Relevance. Jossey-Bass.

Atkinson, A., & Messy, F.-A. (2012). Measuring Financial Literacy: Results of the OECD/INFE Pilot Study. OECD.

Bank Indonesia. (2014). Booklet Keuangan Inklusif. Jakarta: BI.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. Greenwood.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal.

Bryman, A. (2012). Social Research Methods (4th ed.). Oxford University Press.

Bryson, J. M. (2018). Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations (5th ed.). Wiley.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE.

Dees, J. G. (1998). Enterprising Nonprofits. Harvard Business Review Press.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Research (5th ed.). SAGE.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat. Jakarta: Kemendikbud.

Drucker, P. F. (1990). Managing the Non-Profit Organization: Practices and Principles. HarperCollins.

Ebrahim, A., & Rangan, V. K. (2014). What Impact? California Management Review.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. Continuum.

Gibbs, G. (1988). Learning by Doing. Oxford Polytechnic.

Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1989). Fourth Generation Evaluation. SAGE.

Harvard Business Review. (2011). HBR's 10 Must Reads on Strategy. HBR Press.

Hulgård, L. (2011). Social Entrepreneurship. Routledge.

IFRS Foundation. (2018). Conceptual Framework for Financial Reporting. IFRS Foundation.

Ife, J. (2013). Community Development in an Uncertain World. Cambridge University Press.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard. Harvard Business School Press.

Kasmir. (2016). Pengantar Manajemen Keuangan. Prenada Media.

Kawulich, B. (2005). Participant Observation as a Data Collection Method. FQS.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating Training Programs: The Four Levels (3rd ed.). Berrett-Koehler.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning. Prentice Hall.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.

Lewis, D. (2001). The Management of Non-Governmental Development Organizations. Routledge.

Marr, B. (2016). Key Performance Indicators. Kogan Page.

McGrath, R. G. (2013). The End of Competitive Advantage. HBR Press.

Mintzberg, H. (1994). The Rise and Fall of Strategic Planning. Free Press.

Mulgan, G. (2007). Social Innovation. Young Foundation.

Mulyadi. (2016). Sistem Akuntansi. Salemba Empat.

OECD. (2018). OECD/INFE Toolkit for Measuring Financial Literacy. OECD Publishing.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation. Wiley.

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. OJK.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). SAGE.

Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage. Free Press.

Prahalad, C. K. (2006). The Fortune at the Bottom of the Pyramid. Wharton School Publishing.

Salamon, L. M. (2012). The State of Nonprofit America (2nd ed.). Brookings.

Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner. Basic Books.

Schwab, K. (2018). The Global Competitiveness Report. WEF.

Seidman, I. (2013). Interviewing as Qualitative Research (4th ed.). Teachers College Press.

Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Silverman, D. (2016). Qualitative Research (4th ed.). SAGE.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Timmons, J., & Spinelli, S. (2009). New Venture Creation. McGraw-Hill.

UNESCO. (2012). Youth and Skills: Putting Education to Work. UNESCO.

World Bank. (2022). Financial Literacy and Inclusion. World Bank Group.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications (6th ed.). SAGE

lyas, M. (2017). Profesionalisme Nazhir Wakaf dalam Pemberdayaan Ekonomi. Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 4(1), 71–94. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v4i1.5719

Downloads

Published

2025-12-25